Mencintai dalam diam adalah seperti menari takjim sendirian di antara kabut pagi di sebuah padang rumput yang megah dan indah. Dan meski tidak tersampaikan, tidak terucapkan, demi menjaga kehormatan perasaan, kita selalu tahu itu sungguh tetap sebuah tarian cinta.
Semoga besok lusa bisa menari bersama dalam ikatan yang direstui agama, dicatat oleh negara.
Semoga besok lusa bisa menari bersama dalam ikatan yang direstui agama, dicatat oleh negara.
Senyum adalah jembatan yang menghubungkan antara dua mata.
Kalimat yang santun dan baik adalah jembatan yang menghubungkan antara dua telinga.
Perbuatan yang mulia adalah jembatan yang menghubungkan antara dua hati.
Maka, jangan ragu2 membangun jembatan setiap hari. Bukan sekadar agar kita selalu terhubung dalam kebaikan, tapi yang lebih penting, agar kita tidak terisolasi dari kebahagiaan.
Tentu bukan hanya desa atau kampung saja yang bisa terpencil, manusia juga bisa disebut 'manusia terpencil'. Yang sayangnya bukan karena posisi geografisnya, tapi karena dia tidak mau membangun jembatan2 penghubung tersebut.
Kalimat yang santun dan baik adalah jembatan yang menghubungkan antara dua telinga.
Perbuatan yang mulia adalah jembatan yang menghubungkan antara dua hati.
Maka, jangan ragu2 membangun jembatan setiap hari. Bukan sekadar agar kita selalu terhubung dalam kebaikan, tapi yang lebih penting, agar kita tidak terisolasi dari kebahagiaan.
Tentu bukan hanya desa atau kampung saja yang bisa terpencil, manusia juga bisa disebut 'manusia terpencil'. Yang sayangnya bukan karena posisi geografisnya, tapi karena dia tidak mau membangun jembatan2 penghubung tersebut.
Siapa yang meletakkan cintanya hanya di mata, maka hanya sampai disanalah awal dan akhir semua kisah.
Siapa yang meletakkan cintanya hanya di kaki dan tangan, maka juga hanya disanalah tempat terjauh yang bisa digapai.
Tapi barangsiapa yang meletakkan cintanya di hati, mematuhi aturan main dan senantiasa bersabar, maka dari sanalah semua kisah akan mekar bercahaya, wangi memesona.
Siapa yang meletakkan cintanya hanya di kaki dan tangan, maka juga hanya disanalah tempat terjauh yang bisa digapai.
Tapi barangsiapa yang meletakkan cintanya di hati, mematuhi aturan main dan senantiasa bersabar, maka dari sanalah semua kisah akan mekar bercahaya, wangi memesona.
"Tukang kayu terbaik, tidak hanya pandai membangun rumah untuk orang2, membawa kebahagiaan bagi orang2 dengan rumah tersebut; tapi juga pandai membangun rumah di hatinya sendiri, kebahagiaan untuk dirinya.
Seorang guru terbaik, tidak hanya pandai mengajar orang2, membawa kebahagiaan bagi orang2 dengan pengetahuan yang dia ajarkan; tapi juga pandai mengajar hatinya sendiri, kebahagiaan untuk dirinya.
Juga ribuan profesi dan pekerjaan lainnya. Tidak hanya yang terlihat di luar, tapi lebih penting lagi di dalam hatinya sendiri. Kebahagiaan.
*Kalimat pertama quote ini diambil dari salah-satu adegan percakapan film Korea "A Moment To Remember''
Seorang guru terbaik, tidak hanya pandai mengajar orang2, membawa kebahagiaan bagi orang2 dengan pengetahuan yang dia ajarkan; tapi juga pandai mengajar hatinya sendiri, kebahagiaan untuk dirinya.
Juga ribuan profesi dan pekerjaan lainnya. Tidak hanya yang terlihat di luar, tapi lebih penting lagi di dalam hatinya sendiri. Kebahagiaan.
*Kalimat pertama quote ini diambil dari salah-satu adegan percakapan film Korea "A Moment To Remember''
Karena kita tidak menyukainya, maka bukan berarti sesuatu itu otomatis menjadi buruk bagi kita dan semua orang.
Pun sebaliknya, karena kita amat menyukainya, maka bukan berarti itu menjadi otomatis baik bagi kita dan semua orang.
Kadang situasinya terbalik sekali.
Pun sebaliknya, karena kita amat menyukainya, maka bukan berarti itu menjadi otomatis baik bagi kita dan semua orang.
Kadang situasinya terbalik sekali.
Kalau ijasah kuliahnya sudah didapat, berikutnya mungkin sudah saatnya mendapatkan "ijabsah".
Ayo, mantapkan niat.
Ayo, mantapkan niat.
Memahami kaum wanita itu boleh jadi sama seperti menonton film berbahasa asing (yang bahasanya benar2 asing), dan tidak ada subtitle/terjemahan di layar. Jadilah menebak2 dari ekspresi wajah, dari gambar saja.
Dan nasib buruk buat kaum laki-laki, dalam urusan perasaan, kitalah secara default yang disuruh memahami mereka. Terima nasib saja, tidak perlu protes apalagi mengeluh.
Dan nasib buruk buat kaum laki-laki, dalam urusan perasaan, kitalah secara default yang disuruh memahami mereka. Terima nasib saja, tidak perlu protes apalagi mengeluh.
Seorang guru pernah menasehati: "Jangan pernah menilai orang lain "omong doang"."
Saya bertanya: "Kenapa tidak boleh, guru?"
Guru tersenyum: "Karena sejatinya kita kan tidak tahu apa yang telah dia lakukan. Dan belum jelas posisinya apakah orang itu memang omong doang atau tidak, kita sendiri telah menjelaskan ke banyak orang kalau kitalah yang justeru omong doang. Jadi jangan lakukan, kalau sudah terbiasa, kurangi."
Saya bertanya: "Kenapa tidak boleh, guru?"
Guru tersenyum: "Karena sejatinya kita kan tidak tahu apa yang telah dia lakukan. Dan belum jelas posisinya apakah orang itu memang omong doang atau tidak, kita sendiri telah menjelaskan ke banyak orang kalau kitalah yang justeru omong doang. Jadi jangan lakukan, kalau sudah terbiasa, kurangi."
Jika tiba2 ada bola besar menghujam deras ke arah kita, dan kita tidak sempat menghindar, maka jangan reflek pejamkan mata; hadapi sebaik mungkin. Tangkap atau pukul bolanya.
Pun sama, jika tiba2 ada masalah menghujam deras ke arah kita, dan kita tidak sempat menghindar, maka jangan mau pejamkan mata, bahkan bila perlu MENGEDIP pun tidak. Hadapi dengan kokoh masalahnya.
Pun sama, jika tiba2 ada masalah menghujam deras ke arah kita, dan kita tidak sempat menghindar, maka jangan mau pejamkan mata, bahkan bila perlu MENGEDIP pun tidak. Hadapi dengan kokoh masalahnya.
Setidaknya ada tiga syarat sebuah doa dibilang baik:
1. "Berendah diri dan suara yang lembut"
2. "Penuh harap dan cemas"
3. "Khusyu, bersungguh2 dan yakin"
Dan tiga kondisi doa yang tiada gunanya:
1. "Hati lalai, cuma basa-basi, doa selintas lalu saja"
2. "Mencari perhatian manusia, riya, ujub"...
3. "Tergesa-gesa"
Pikirkanlah. Apakah 3 syarat ini terpenuhi, atau jangan2, malah 3 kondisi itu yang malah nampak sekali dalam doa2 kita.
1. "Berendah diri dan suara yang lembut"
2. "Penuh harap dan cemas"
3. "Khusyu, bersungguh2 dan yakin"
Dan tiga kondisi doa yang tiada gunanya:
1. "Hati lalai, cuma basa-basi, doa selintas lalu saja"
2. "Mencari perhatian manusia, riya, ujub"...
3. "Tergesa-gesa"
Pikirkanlah. Apakah 3 syarat ini terpenuhi, atau jangan2, malah 3 kondisi itu yang malah nampak sekali dalam doa2 kita.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar